adU uNik SepEDa CePer dArI BaTmAN hIngGA TeNggkORAk

6 11 2009

Terinspirasi oleh kereta perang Romawi, maka dibuatlah lowrider atau sepeda ceper mirip kereta perang Romawi dalam Urban Fest 2009 di Ancol, Minggu (25/10).

JAKARTA, KOMPAS.com – Suasana UrbanFest 2009 terasa semakin semarak dengan hadirnya festival lowrider, sepeda ceper.

Lowrider sendiri mulai menjadi tren di Indonesia sejak tiga tahun lalu. Sekalipun demikian bagi Aldri Christian (29), arus lowrider dipandangnya sebagai peluang usaha yang bagus untuk ke depan.

Dalam festival tersebut, Aldri menyabet juara satu untuk kategori street custome. Kemenangannya juga terkait dengan profesinya sebagai pemiliki bengkel lowrider, yang dirintisnya sejak dua tahun lalu.

“Ini bermula dari hobi. Imbas dari kemenangan ini bisa menaikkan nama bengkel, menambah kepercayaan customer,” katanya pada Kompas.com seusai menerima hadiah di Ancol, Minggu (25/10).

Sebelum membuka bengkel yang dinamainya Urban Culture, Aldri adalah seorang freelance bar boy. Kemudian, berbekal hobi pada sepeda dan ditunjang dengan ijazah STM jurusan mesin, warga Bekasi ini memutuskan membuka bengkel lowrider.

“Waktu mulai jarang yang menyediakan bahan membuat lowrider. Dari kejarangan itu maka saya membuat sendiri dengan merangkai besi-besi,” ucap Aldri.

Usaha yang terbilang unik ini terus ditekuninya. Hampir semua bahan dan aksesoris dihasilkan dari buatan tangannya. Bahkan ia mengklaim hasilnya tidak kalah dengan bahan impor. Hingga pada akhirnya, usahanya secara pasti memberikan masukan Rp 2,5-3 juta tiap bulan.

“Lumayan menjanjikan. Tiap hari ada saja, entah hanya penambahan aksesories karena barang hobi,” ungkap Aldri.

Menonjolkan penampilan terkait dengan bentuk lowrider, Aldri mengakui bahwa sepeda ceper ini lebih mementingkan penampilan. Dalam festival itu pula, adu kreatifitas bentuk menjadi poin yang cukup menentukan. Maka muncullah lowrider berbentuk Batman, tengkorak, motor gede dengan ban belakang sangat lebar. Dari kasat mata, tampaknya sulit untuk dikendarai.

“Kekhasannya lebih ceper, sadel rendah, gear pendek, poreknya springer itu membuat kesimbangan sulit. Kalau belok ke kiri bodinya membuah ke kanan. Kalau jarak jauh lumayan pegal-pegal,” paparnya.

Sulitnya mengendarai lowrider diakui oleh Beta Lukman (20). Mahasiswa Institut Kesenian Jakarta semester III Seni Grafis, mulai tertarik lowrider tahun 2007. Saat itu ia langsung membeli dengan harga Rp 1,2 juta. “Susah sih awalnya. Stang tinggi, goyang-goyang. Gak nyaman, tapi lama-lama sudah terbiasa,” ujar warga Tanjung Priok Jakarta Utara ini.

Yang jelas, arus lowrider semakin menjanjikan dengan terus berkembangnya kesadaran warga Jakarta untuk bersepeda. “Saya prediksi ke depan bagus, juga untuk bisnis. Apalagi diilihat ada event-event seperti ini, otomatis memacu kreatifitas dan menginspirasi orang lain,” pungkas Aldri.





16 10 2009

(foto: askmen)
JAKARTA - Maria Ozawa alias Miyabi stres karena dilarang datang ke Indonesia. Dia pun mempertanyakan kenapa dia dilarang untuk datang ke Indonesia, untuk bermain film.

“Memang apa salah saya. Apa dosa saya terhadap Indonesia,” tanya Miyabi, sebagaimana dikutip produser Maxima Pictures Ody Mulya Hidayat usai berkomunikasi langsung melalui telepon dengan Miyabi, siang tadi, Kamis (15/10/2009).

Kepada okezone, Ody mengungkapkan Miyabi sangat kecewa dengan rakyat Indonesia yang tidak menyukainya bermain film. “Saya tidak pernah berbuat salah, kenapa saya dibenci seperti itu,” kata Miyabi.

Mendengar hal itu, Ody sebagai bagian dari masyarakat merasa malu dengan Miyabi. Makanya, dia memberitahukan kepada Miyabi, bahwa yang menolak kedatangannya hanya sebagian kecil saja, bukan seluruh rakyat Indonesia.

Menurut Ody, sebagian masyarakat yang menolak seharusnya melihat terlebih dahulu film yang akan dibuat, apakah porno atau tidak. Toh, Maxima hanya akan membuat film komedi.

(uky)





16 10 2009

Pengunjung Sumeks

Hari ini 1572
Kemarin 7525
Minggu ini 26525
Bulan ini 79379
Total Pengunjung 1407822

Home arrow Show & Selebriti arrow Jennifer Dunn Kesandung Narkoba Lagi!

Jennifer Dunn Kesandung Narkoba Lagi! PDF Cetak E-mail
Thursday, 15 October 2009
ImageTak disangka-sangka, penggerebekan rumah kos Kencana Vista Residence di Jl Jeruk Purut, kawasan Cilandak Timur yang menyeret nama Vicky Nitinegoro makin melebar. Untuk sementara status duda keren itu memang hanya sebatas saksi.Namun, yang paling mengejutkan adalah munculnya satu nama artis lainnya yang terbukti positif menggunakan narkoba, yaitu Jennifer Dunn.Keterangan itu didapat langsung dari Humas Polda Metro Jaya, Chrysnanda, yang ditemui di kantornya, kemarin (14/10) siang. Ia menuturkan, ada beberapa barang bukti yang memperkuat keterlibatan Jennifer.”Dari pihak kepolisian telah melakukan tindakan terkait adanya pelanggaran penyalahgunaan narkoba. Jadi telah diperiksa atas nama Jennifer Dunn dan rekan-rekan lainnya yaitu Ilham alias Ilo, dan Rio. Terbukti dari tes urin mereka menggunakan narkotika,” ungkap Chrysnanda.Selain itu juga, lanjutnya, pihak kepolisian menemukan satu paket sabu-sabu beserta alat isapnya, yang ditambah lagi 7 pil ekstasi dan satu strip narkoba jenis Happy V di kamar Jennifer.

Dan atas penemuan tersebut, Jennifer Dunn dan kawan-kawannya dinyatakan terbukti melanggar Undang-Undang No 5 pasal 67 tahun 1997 mengenai psikotropika, dan terancam hukuman penjara maksimal lima tahun.
Seperti diketahui, tersangkut masalah narkoba bukan pertama kalinya dialami dara kelahiran 10 Oktober 1989 ini. Sebelumnya, mantan bintang sinetron DIA, DAN, dan ATAS NAMA CINTA ini sempat kesandung kasus penyalahgunaan narkotika pada tahun 2005 lalu. (ina)




i’Am LoyALiSt fOr cEPeriST

7 10 2009

images








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.